Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label STMIK Pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STMIK Pontianak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juni 2012

Mempercepat Koneksi Internet

Sebagai pengguna internet kadang kala kita sering mengeluh karena koneksi internet kita lambat. Alangkah nyamannya kita kalau kecepatan browsing kita bisa ditingkatkan. Ada 3 cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat koneksi internet kita yaitu sebagai berikut:
1. Memaksimalkan Bandwidth pada Windows
Caranya sebagai berikut:
  1. Click Start. Kemudian click Run, ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
  2. Setelah itu akan muncul jendela Group Policy. Pada jendela sebelah kiri pilih Computer Configuration – Administrative Template. Setelah itu pilih Network dan click Qos Packet Scheduler.
  3. Kemudian pada jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth.
  4. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option ENABLE.
  5. Setelah itu set Bandwidth limit menjadi 0 % dan click OK.Agar setingan berpengaruh Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.
2. Mempercepat Mozila Firefox
Untuk mempercepat Mozila Firefox kita bisa menggunakan cara seperti berikut:
  1. Buka Mozila Firefox.
  2. Pada address bar ketik “about:config” (tanpa tanda kutip).
  3. Pada jendela konfigurasi yang mucul ubah “network.http.pipelining” menjadi true.
  4. Kemudian ubah juga “network.http.pipelining.maxrequest” menjadi 64 dan “network.proxy.pipelining” menjadi true.
  5. Setelah itu click kanan disembarang tempat pada jendela konfigurai dan pilih New – Integer.
  6. Ketik “nglayout.initialpaint.delay” (tanpa tanda kutip) dan masukkan nilainya menjadi 0.
  7. Agar setting baru berpengaruh restart Mozila Firefox Anda.
3. Memaksimalkan Port Setting
Sekarang ini banyak sekali software yang bisa digunakan untuk mempercepat koneksi internet contohnya Google Web Acceselerator. Jika Anda belum memiliki software seperti itu, tidak usah berkecil hati. Ada beberapa cara yang bisa digunakan tanpa menggunakan software-software tersebut, seperti dibawah ini:
  1. Click kanan icon My Computer atau tekan tombol Windows + Pause pada keyboard untuk mengakses System Properties.
  2. Pada tab Hardware pilih Device Manager.
  3. Setelah jendela Device Manager muncul pilih “Ports (COM & LPT)”.
  4. Kemudian click kanan pada port yang digunakan modem Anda dan click Properties.
  5. Pada jendela Properties yang muncul, pilih tab Port Setting.
  6. Ubah bit per seconds menjadi 128000 atau lebih.
  7. Click OK untuk menyimpan setting.
Demikian tips-tips singkat untuk mempercepat koneksi internet Anda. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Rabu, 20 Juni 2012

Menyembunyikan Data Dengan Invisible Secret


Sering kali kita meminjamkan komputer pada orang terdekat seperti sahabat, keluarga, pacar atau sekedar teman biasa. Kadang di komputer kita ada folder atau file yang tidak ingin kita perlihatkan pada orang lain dan perlu untuk disembunyikan untuk itu kita harus mengamankan data tersebut. Beragam cara yang dapat digunakan untuk mengamankan data, misalnya dengan memproteksi folder, memberi password pada folder enkripsi dll.
Salah satu software yang bisa kita gunakan untuk menyembunyikan data yaitu Invisible Secret. Invisible Secret menawarkan pengamanan data dengan cara yang agak berbeda, yaitu dengan mengenkripsi dan menyembunyikan file ke dalam sebuah file image. Gambarannya seperti ini, misalnya Anda mempunyai file image (dapat berupa file jpg atau bmp) maka Anda dapat menyembunyikan data ms word, excel, zip dan tipe data lainnya ke dalam file image tersebut.
Untuk menyembunyikan data dengan menggunakan Invisible Secret caranya adalah sebagai berikut:
  1. Jalankan software Invisible Secret.
  2. Klik tombol Next.
  3. Pilih pada pilihan “Encrypt and/or Hide file(s) in a carrier file”, tekan tombol Next.
  4. Pilih file image jpg atau bmp yang akan digunakan untuk menyembunyikan data, klik tombol Next. 
  5. Pada langkah ini kita harus memasukkan atau memilih file yang akan disembuyikan. Klik tombol Add File. Kita dapat menyembunyikan beberapa file sekaligus. Setelah selesai memilih file, klik tombol Next.  
  6. Masukkan password yang akan digunakan untuk mengenkripsi data, tekan tombol Next. 
  7. Pilih folder dan nama file image yang baru, tekan tombol Next.  
Untuk mengekstrak atau membuka kembali data yang telah disembunyikan caranya adalah sebagai berikut:
  1. Jalankan software Invisible Secret.
  2. Klik tombol Next.
  3. Pilih pada pilihan “Extract and/or Decrypt file(s) in a carrier file”, tekan tombol Next.
  4. Pilih file image yang berisi data yang akan diekstrak, tekan tombol Next.
  5. Masukkan password, tekan tombol Next.
  6. Pilih folder tujuan yang akan digunakan untuk mengekstrak file yang tersembunyi pada file image tersebut, klik tombol Next. 
 Gimana? gak terlalu susahkan? 
Anda bisa download Invisible Secret

Membatasi Bandwith Tanpa Software


Sekarang saya akan posting tentang Membatasi Bandwith Tanpa Software. Sering kali kita melakukan sharing koneksi komputer untuk membagi koneksi internet ke komputer lain. Tapi membagi koneksi internet ke beberapa komputer bisa menurunkan bandwidth yang kita terima dari Internet Service Provider (ISP) jika beberapa user secara bersamaan mengakses internet. Untuk itu kita perlu membatasi bandwith koneksi internet pada setiap komputer.
Untuk membatasi bandwith koneksi internet, kadang kita menggunakan sebuah software bandwidth management yang mungkin tidak gratis dan berharga cukup mahal. Namun ada sebuah cara membatasi bandwidth koneksi internet sebuah komputer tanpa menggunakan software pada sebuah jaringan lokal (LAN)  kita. Berikut setting yang harus dilakukan :
  1. Klik Start » Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
  2. Pada jendela sisi sebelah kiri pilih Computer Configuration » Administrative Template » Network » Qos Packet Scheduler.
  3. Kemudian di sisi jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth
  4. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option Enable dan set Bandwidth limit menjadi 50 % atau nilai yang diinginkan. Semakin besar nilai yang diset maka semakin kecil bandwidth yang bisa digunakan komputer tersebut.
  5. Setelah setingan dianggap sesuai click tombol OK dan tutup jendela Group Policy. 
Agar setingan berpengaruh restart komputer. Kemudian cobalah untuk melakukan test terhadap kecepatan koneksi internet pada komputer tersebut. Jika Anda rasa masih cepat atau terlalu lambat, rubahlah setingan dengan mengikuti langkah-langkah tadi. Kemudian rubah nilai pada Bandwidth Limit menjadi lebih besar atau kecil tergantung dari kecepatan yang Anda inginkan. Setelah setingan Anda anggap pas. Barulah set komputer-komputer lainnya pada jaringan dengan seting yang sama atau seting yang berbeda pada Bandwidth Limit.

Minggu, 03 Juni 2012

Comodo Internet Security



     Ancaman keamanan komputer saat ini sangat banyak, mulai dari virus, malware, trojan dan sebagainya. Apalagi jika komputer tersebut terhubung dengan internet, potensi keamanan lebih rentan lagi. Oleh karena itu diperlukan cara untuk memproteksi komputer agar bisa lebih aman. Dalam hal memproteksi keamanan komputer memang sangat beragam.
     Ada banyak sekali aplikasi internet security yang dapat Anda gunakan. Salah satunya adalah aplikasi Comodo Internet Security. Mungkin aplikasi internet security yang satu ini cukup asing di telinga kita. Namun, aplikasi internet security ini menawarkan cukup banyak fitur perlindungan yang layak untuk dicoba.
Berikut fitur-fiturnya:
  • Default Deny Protection™ (DDP)
  • Prevention-based protection
  • Auto Sandbox Technology™
  • Personalized protection alerts
  • Spyware Scanning
  • Cloud based Antivirus
  • Cloud based Behavior Analysis
  • Cloud based Whitelisting
  • Malicious website filtering
  • Game Mode
  • Application Control
  • One-click virus scanning
  • Uncluttered, user-friendly interface
  • Thorough security "wizards"
  • Unique "slider" to easily change your current security level
  • Exclusive access to Comodos "safe-list"
  • 60 Days of FREE GeekBuddy live remote PC support
     Aplikasi Comodo Internet Security menyediakan perlindungan dari virus, spyware, rootkit, bot, serta jenis-jenis serangan lainnya. Selain mendeteksi virus dan hal-hal berbahaya lainnya, aplikasi ini juga dapat menghilangkan semua ancaman yang ditemukan untuk menjaga keamanan sistem and file berharga Anda. Aplikasi Comodo Internet Security juga memiliki kemampuan untuk mencegah terpasangnya malware di komputer Anda. Seperti yang kita ketahui, malware adalah sejenis aplikasi jahat yang dapat mencuri data-data penting serta menganggu kinerja komputer.
     Aplikasi Comodo Internet Security dapat digunakan pada komputer yang menggunakan sistem operasi Windows 7, Vista, atau XP SP2. Komputer tesebut juga harus memiliki RAM minimal sebesar 128 MB dan hard disk space 350 MB.
     Aplikasi ini bisa kita download dari berbagai situs penyedia.

Kamis, 31 Mei 2012

Tujuh Langkah Keamanan Komputer Pada Sistem Operasi Windows 7

Dalam sistem operasi Windows ada dua hal sangat penting yang tidak bisa dipilih kedua-duanya secara maksimal, Keamanan Komputer VS Kenyamanan Komputer. Dua sisi ini berbanding terbalik artinya jika kita memaksimalkan yang satu maka akan ada resiko kecil bagi yang lain. Ada banyak user komputer yang mengorbankan keamanan komputer demi kenyamanan berkomputer terutama saat surfing internet. Dimulai dengan pengguna yang tertipu untuk menjalankan trojan horse, menurunkan default security, seperti dengan menonaktifkan UAC (User Account Control), mematikan patch otomatis, atau menonaktifkan built-in Windows Firewall. Ada beberapa tips untuk keamanan komputer kita, yaitu dengan langkah berikut:

1. Aktifkan BitLocker 
BitLocker Drive Encryption dapat digunakan untuk mengenkripsi setiap volume pada hard drive, termasuk boot sistem, dan bahkan removable media, seperti USB. Anda sekarang dapat klik kanan pada sebuah drive dan mengenkripsi setiap volume dari dalam Windows Explorer. Ada beberapa metode perlindungan, termasuk kombinasi dari Trusted Platform Module (TPM) chip, PIN, password, dan smart card. Anda dapat mengenkripsi removable drive satu per satu atau mengharuskan bahwa semua removable media akan dienkripsi secara default. Enkripsi media FAT, ExFAT, dan FAT32 juga dapat dilakukan dengan Windows XP dan Windows Vista klien, namun data dienkripsi read-only dan tidak dapat kembali dienkripsi.

2. Menaikkan UAC slider bar
User Account Control telah ditingkatkan secara signifikan untuk menjadi kurang intrusif dan lebih cerdas dalam membedakan antara yang legal dan yang berpotensi bahaya di Windows 7. Namun, tergantung pada apakah Anda log on sebagai administrator atau pengguna standar, beberapa orang menginstall Windows 7 mungkin memiliki standar pengaturan keamanan UAC satu tingkat lebih rendah daripada beberapa yang rekomendasikan ataupun sebaliknya. Standar pengguna mengatur keamanan UAC default ke pengaturan yang paling aman, sementara Administrator yang berada setingkat di bawah pengaturan tertinggi, berpotensi lebih berisiko.Microsoft menciptakan akses ke UAC jadi lebih mudah untuk memungkinkan administrator dan pengguna untuk menyesuaikan tingkat keamanan UAC. Setelah menginstal semua perangkat lunak dan konfigurasi awal Windows 7 seperti yang Anda inginkan, saya sarankan meningkatkan slider bar UAC ke pengaturan yang paling aman. Tak perlu takut peringatan-peringatan yang menjengkelkan karena dalam UAC mode maksimal, Anda akan menemukan prompt UAC lebih sedikit daripada yang Anda lakukan di Windows Vista.

3. Patch Setiap Waktu
Pada pengaturan default Windows 7, layanan Windows Update dikonfigurasi untuk mendownload dan menginstal file update sistem operasi dan aplikasi Microsoft pada waktu yang tepat. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa perangkat lunak Microsoft yang paling banyak ditambal di dunia perangkat lunak. Microsoft memungkinkan menginstal perangkat lunak dan memungkinkan proses untuk memastikan bahwa semua program dapat “ditambal” terutama browser plug-in. Hacker jahat dengan cepat pindah ke tempat yang sering ditambal tadi dan mengeksploitasi diam-diam pengguna akhir. Aktifkan selalu update automatic.

4. Instal software anti-spam dan anti-malware
Ancaman terbesar bagi sistem klien adalah Trojan horse, Outlook patch palsu, scanner anti virus palsu, codec palsu. Bahayanya adalah mereka tidak langsung menyerang Anda tetapi mereka akan menggiring terlebih dahulu dengan bahasa yang menipu lalu mengeksekusi ketika Anda mengklik persetujuan yang diminta. Bahkan teknisi keamanan yang paling berpengetahuanpun bisa tertipu. Dibutuhkan kejelian Anda untuk dapat membedakan antara rayuan dan yang sebenarnya. Anda harus menginstal dan menggunakan software anti spam dan anti malware yang up to date.

5. Aktifkan SmartScreen Filter di Internet Explorer 8
Ketika anda pertama kali memulai IE8, Anda akan ditanya apakah Anda ingin mengaktifkan SmartScreen Filter, yang memeriksa database lokal atau situs Microsoft untuk melihat apakah situs Web yang Anda jelajahi sebelumnya adalah aman atau ada potensi bahaya. SmartScreen juga memeriksa banyak ha-hal berbahaya seperti cross-site scripting. Hasil SmartScreen hanya terlihat jika sebelumnya telah diaktifkan. Mungkin ada pengguna yang ingin menonaktifkan pengaturan ini, sementara sebagian besar pengguna harus memastikan itu diaktifkan. Jika Anda telah menjalankan IE8, cek dengan memilih SmartScreen Filter dari menu Safety.

6. Monitoring Komputer Anda
Kebanyakan sistem mengakumulasi lebih banyak dan lebih banyak lagi program dan malah seringkali program yang tidak perlu juga dimasukkan yang akhirnya menuntut sumber daya memori. Tanpa pembersihan aktif dari sistem anda, komputer menjadi lebih lambat, lebih rentan terhadap crash, dan penuh dengan serangan tambahan untuk hal-hal buruk untuk mengeksploitasi. Perangkat lunak untuk melawan itu semua adalah perangkat lunak yang berjalan dan dapat menghapus apa yang tidak diperlukan. Anda dapat memeriksa sistem anda secara manual atau menggunakan utilitas seperti Microsoft’s Autoruns. Autoruns akan membuat daftar setiap program dan pelayanan berjalan pada sistem Anda dan memungkinkan Anda untuk menonaktifkan yang tidak diperlukan. Pelajari dengan baik menonaktifkan apapun yang tidak anda kenali, sehingga Anda tidak menyebabkan masalah operasional, setelah Anda lupa apa yang Anda nonaktifkan.

7. Back up data
Kita semua telah menggunakan komputer untuk waktu yang lama, dan kita tahu bahwa hal yang paling buruk bisa terjadi kapan saja. Idealnya adalah jika memiliki komputer multiyear garansi, tetapi untuk meminimalkan kerusakan ketika crash komputer Anda, pastikan untuk membuat cadangan data pengganti. Windows 7 termasuk program yang dapat diandalkan untuk mengkonfigurasi di Control Panel> System and Security> Backup and Restore. Atau hanya pencarian kata kunci “backup” di Help and Support untuk mempelajari segala sesuatu yang perlu Anda ketahui tentang Windows backup.


Jika sekali waktu Anda tertipu untuk menjalankan Trojan horse executable, Anda akan memiliki risiko yang signifikan lebih kecil daripada rata-rata pengguna. Tidak sampai mematikan Windows 7(UAC, Internet Explorer Protected Mode, Windows Firewall, dan sebagainya).

Senin, 30 April 2012

10 Jalur Berbahaya Terinfeksi Virus, Malware dan Scam






Menjaga browsing online yang tetap aman membutuhkan lebih dari sekedar menginstal beberapa program keamanan internet. Sekalipun software keamanan internet sudah berlipat-lipat Anda install tetapi sering bertindak ceroboh ketika surfing internet semua itu bisa jadi sia-sia saja.
10 Jalur Berbahaya Terinfeksi Virus perlu Anda hindari.
  1. Browsing Web dengan javascript diaktifkan secara default. Jika javascript pada browser disetting default, dari sanalah penyerang bisa memasukkan script berbahaya. Mereka bahkan dapat memperbarui file yang terus menerus dengat tool otomatis untuk mengemas kembali biner dalam upaya untuk memotong scanner berbasis signature. Semua browser sama-sama rentan terhadap malware berbasis Web,termasuk Firefox, Opera, dan Internet Explorer.
  2. Menggunakan Adobe Reader/Acrobat dengan pengaturan standar. Adobe Reader kebanyakan dengan pre-installed pada komputer.Kerentanan dalam Adobe Reader dan Adobe Acrobat adalah terutama paling umum pada infeksi vekto, tidak ada bar. Pastikan Anda tetap up-to-date dengan versi terbaru dari produk Adobe, tetapi ini tidak mudah. Untuk menggunakan Adobe Reader (dan Acrobat) dengan aman, Anda harus membuat beberapa tweak untuk pengaturannya.
  3. Mengklik link dalam email atau IM yang tidak diminta. Link berbahaya atau penipuan sering terdapat dalam email dan IM yang merupakan malware dan serangan rekayasa sosial. Membaca email dalam teks biasa dapat membantu mengidentifikasi link yang berpotensi berbahaya. Hindari mengklik link dalam email atau IM yang diterima secara tak terduga terutama jika Anda tidak tahu pengirimnya.
  4. Mengklik pada iklan popup yang mengklaim komputer Anda terinfeksi. Rogue Scanner adalah kategori dari software scam kadang-kadang disebut sebagai scareware. Rogue scanner menyamar sebagai antivirus, antispyware, atau perangkat lunak keamanan lainnya, mengklaim sistem pengguna terinfeksi untuk mengelabui mereka agar membayar untuk mendapatkan versi lengkap. Hati-hati dengan iklan popup.
  5. Log in ke account dari link yang diterima dalam email, IM, atau jejaring sosial. Jangan pernah login ke account setelah diarahkan melalui link yang Anda diterima di email, IM, atau pesan jejaring sosial (misalnya Facebook). Jika Anda mengikuti link yang menginstruksikan Anda untuk login maka setelah itu Anda akan terperangkap.
  6. Tidak menerapkan patch keamanan untuk semua program. Kemungkinan ada lusinan kerentanan keamanan yang menunggu untuk dieksploitasi pada sistem Anda. Dan bukan hanya Windows patch Anda yang perlu dipikirkan. Anda membutuhkan patch untuk software yang Anda gunakan. Adobe Flash, Acrobat Reader, Apple Quicktime, Sun Java dan kumpulan aplikasi pihak ketiga lainnya yang biasanya rentan terhadap keamanan host menunggu untuk dieksploitasi. The Free Secunia Software Inspector membantu Anda dengan cepat menemukan program mana yang membutuhkan patch dan di mana mendapatkannya.
  7. Mempercayakan perlindungan 100% kepada antivirus. Mungkin Anda memiliki antivirus yang telah diinstal dan menjaganya agar tetap up-to-date. Itu awal yang baik. Tapi jangan percaya bahwa semua antivirus aman 100%. Bahkan antivirus terbaru dapat dengan mudah terjangkit malware baru, karena penyerang merilis secara rutin puluhan ribu varian malware baru setiap bulan.
  8. Tidak menggunakan perangkat lunak antivirus. Banyak pengguna secara keliru percaya bahwa mereka dapat menghindari malware hanya dengan cara manual. Sebagian besar malware saat ini disampaikan secara diam-diam melalui Web, dengan memanfaatkan kerentanan dalam perangkat lunak. Anda harus memiliki perlindungan perangkat lunak antivirus. Pastikan perangkat lunak antivirus Anda dikonfigurasi untuk secara otomatis memeriksa update program sesering mungkin atau minimal sekali per hari.
  9. Tidak menggunakan firewall pada komputer. Ada beberapa pilihan firewall gratis yang tersedia saat ini termasuk yang built-in firewall pada Windows XP, Vista dan Windows 7. Pastikan untuk memilih firewall yang menawarkan perlindungan inbound dan outbound yang baik.
  10. Terjebak phishing atau penipuan jejaring sosial. Sama seperti Internet memudahkan pencarian legitmate,begitu juga yang memudahkan scammers, penipu, dan penjahat online lainnya untuk melaksanakan kejahatan virtual mereka yang berdampak pada kehidupan nyata keuangan kita, keamanan, dan ketenangan pikiran. Scammers sering menggunakan cerita terdengar sedih atau janji-janji kekayaan cepat dan memohon kita untuk bersedia menjadi korban kejahatan mereka. Melatih akal sehat adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari penipuan online. Untuk bantuan tambahan, pertimbangkan untuk menginstal salah satu dari free toolbar anti-phishing.

Kamis, 26 April 2012

CARA MENCEGAH VIRUS MENULAR MELALUI FLASHDISK

Kali ini saya akan posting bagaimana mencegah virus menular melalui flashdisk. Sering kali kita melihat penggunaan flashdisk secara umum dimana - mana, ini menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Sering sekali kita melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Untuk komputer yang belum ada pengaturan'ya bisa menggunakan cara seperti dibawah ini :
 
1. Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK

 

2. Cari Lokasi : KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies 
3. Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value(32 bit) ) beri nama : NoDriveAutoRun

4. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863 

setelah selesai Restart Komputer anda!
Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk.


Jumat, 30 Maret 2012

CARA MELINDUNGI USB FLASH DRIVE DI SYSTEM KOMPUTER

Kali ini saya akan menulis tentang cara melindungi flash drive dari virus dan bahaya malware lainnya, cukup mudah dan fleksibel. Kita sering menggunakan flash drive untuk memindahkan data dari komputer satu ke komputer lain, tanpa kita sadari banyak bahaya yang mengancam flash drive seperti virus yang bisa merusak sistem kerja komputer kita.
Cara untuk mengaktifkan fitur pelindung flash drive di komputer kita adalah dengan beberapa langkah berikut :

1.       Buka registry Editor(Run), kemudian ketik “regedit


2.       Pilih HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Control \  
 


3.       Buat Key Baru bernama StorageDevicePolicies. Klik kanan pada Kontrol, Dan klik pada New-> Key dan nama sebagai StorageDevicePolicies
 


4.       klik kanan pada StorageDevicePolicies -> DWORD (32-bit) Nilai dan buat nama sebagai WriteProtect.
 


5.       Klik dua kali pada WriteProtect dan atur Value data menjadi 1.
 


Sekarang hak perlindungan untuk drive USB diaktifkan pada komputer (tidak perlu restart) dan tidak akan mungkin bagi siapa pun atau program untuk menambah / menghapus isi dari flash drive USB. Usaha untuk menyalin atau men-download file ke drive USB akan menghasilkan pesan error seperti berikut :
 



Untuk kembali dan menghapus perlindungan, yang perlu dilakukan hanya mengubah Value data untuk WriteProtect (Langkah-5) dari 1 kembali ke 0. Sekarang akses ke semua perangkat USB yang diaktifkan kembali.

Selamat mencoba ya…
^_^